Penulis: culbos_f1b7c6

  • Uni Eropa Cairkan €3,3 Miliar untuk Rudal dan Drone Ukraina, Polandia Peringatkan Serangan Hibrida Rusia

    Uni Eropa Cairkan €3,3 Miliar untuk Rudal dan Drone Ukraina, Polandia Peringatkan Serangan Hibrida Rusia

    Uni Eropa mencairkan dana sebesar €3,3 miliar (sekitar US$3,7 miliar) untuk Ukraina pada Jumat (18/9/2026). Dana ini dikhususkan untuk pengadaan rudal dan drone. Keputusan itu diumumkan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen setelah melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

    Pencairan ini merupakan bagian dari program pinjaman senilai €90 miliar bernama Ukraine Support Loan, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan anggaran paling mendesak dan kapasitas industri pertahanan Ukraina pada periode 2026–2027.

    Kami telah memobilisasi hampir €15 miliar untuk Ukraina tahun ini. Masih ada lagi yang akan datang.

    Ursula von der Leyen, Presiden Komisi Eropa

    Peringatan dari Polandia

    Di hari yang sama, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk memperingatkan bahwa Rusia mungkin sedang menyiapkan serangan hibrida, termasuk menggunakan drone atau rudal, terhadap negara-negara NATO yang mendukung Ukraina. Menurut Tusk, Moskow bisa saja berusaha membuat insiden semacam itu tampak “tidak disengaja” untuk melemahkan respons bersama NATO. Tusk juga mengumumkan rencana kunjungan ke Kyiv untuk bertemu Zelensky.

    Bantuan Lain Terus Mengalir

    Selain dari Uni Eropa, Denmark juga mengirimkan paket bantuan militer ke-31 untuk Ukraina senilai US$275 juta. Sementara itu, serangan Rusia ke sejumlah kota Ukraina, termasuk Kyiv, Odesa, dan Zaporizhzhia, masih terus melukai warga sipil.

    Foto: Dati Bendo / European Union, 2025 / EC – Audiovisual Service — Wikimedia Commons (CC BY 4.0).

    Sumber

  • AS, Denmark, dan Greenland Capai Kesepakatan Keamanan, Pulau Tetap Milik Denmark

    AS, Denmark, dan Greenland Capai Kesepakatan Keamanan, Pulau Tetap Milik Denmark

    Amerika Serikat, Denmark, dan Greenland akhirnya mencapai kesepakatan keamanan yang memperluas peran Washington di pulau Arktik tersebut. Kesepakatan ini untuk sementara mengakhiri perselisihan diplomatik panjang tanpa ada wilayah yang diserahkan kepada AS.

    Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada Jumat (18/9/2026) bahwa pemerintahannya telah mencapai kesepakatan yang memberi AS “kendali permanen atas keamanan” Greenland. Para pemimpin Denmark dan Greenland mengonfirmasi bahwa perjanjian tersebut dijadwalkan ditandatangani pekan depan di sela Sidang Umum PBB di New York.

    Isi Kesepakatan

    • Melarang keberadaan pangkalan militer non-NATO di Greenland.
    • Membatasi investasi dari negara-negara yang dianggap lawan.
    • Menjamin China dan Rusia tidak dapat memiliki pangkalan di Greenland.
    • Greenland tetap menjadi bagian dari Denmark; kesepakatan mengakui kedaulatan dan keutuhan wilayah Denmark serta hak rakyat Greenland untuk menentukan nasib sendiri.

    Latar Belakang

    Kesepakatan ini lahir setelah pejabat ketiga pihak berunding secara diam-diam selama berbulan-bulan untuk menjawab kekhawatiran keamanan Trump atas wilayah berpenduduk sekitar 56.000 jiwa itu. Sebelumnya, Trump berulang kali mengancam akan mengambil alih pulau tersebut, bahkan dengan kekuatan, dari Denmark yang merupakan sekutu NATO.

    Foto: Quintin Soloviev — Wikimedia Commons (CC BY 4.0).

    Sumber

  • Houthi Kuasai Pelabuhan Mokha dan Pulau Perim, Cengkeram Selat Bab el-Mandeb

    Houthi Kuasai Pelabuhan Mokha dan Pulau Perim, Cengkeram Selat Bab el-Mandeb

    Kelompok Houthi di Yaman merebut kota pelabuhan strategis Mokha di pesisir Laut Merah pada Kamis (10/9/2026), lalu terus bergerak menuju Selat Bab el-Mandeb, salah satu jalur pelayaran tersibuk dan paling vital di dunia.

    Tak lama kemudian, pejabat militer pemerintah Yaman yang diakui internasional maupun pejabat Houthi mengonfirmasi jatuhnya Pulau Mayun, atau dikenal juga sebagai Perim, sebuah pulau vulkanik kecil yang berada tepat di dalam selat tersebut.

    Mengapa Bab el-Mandeb Penting?

    Selat Bab el-Mandeb menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia, sehingga menjadi pintu masuk kapal-kapal menuju Terusan Suez. Dengan posisi barunya, pasukan Houthi kini hanya berjarak sekitar 20 kilometer dari pantai Afrika dan praktis menguasai titik sempit tersebut.

    Para analis menilai perebutan wilayah terbesar Houthi dalam beberapa tahun terakhir ini dapat memperkuat strategi Iran, pendukung Houthi, untuk mendongkrak harga minyak dan gas dunia sebagai alat tekanan terhadap Amerika Serikat.

    Krisis Kemanusiaan Memburuk

    Di darat, pertempuran antara milisi Houthi dan pasukan yang didukung Arab Saudi terus berlanjut. Menurut PBB, sekitar 112.000 orang telah mengungsi akibat pertempuran tersebut. Houthi juga mengklaim telah menyerang lokasi-lokasi “sensitif” di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, dengan rudal dan drone.

    Foto: NASA/METI/AIST/Japan Space Systems, and U.S./Japan ASTER Science Team — Wikimedia Commons (Public domain).

    Sumber

  • Uni Eropa Usulkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 13 Tahun Lewat EU Kids Act

    Uni Eropa Usulkan Larangan Media Sosial untuk Anak di Bawah 13 Tahun Lewat EU Kids Act

    Uni Eropa mengumumkan rencana melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah 13 tahun di seluruh wilayahnya. Rencana ini disampaikan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pidato State of the European Union pada 16 September 2026, dan dituangkan dalam rancangan aturan bernama EU Kids Act.

    Batas Usia Bertingkat

    • Di bawah 13 tahun: dilarang memiliki akun media sosial.
    • 13–14 tahun: boleh, tetapi wajib di bawah pengawasan orang tua.
    • 15 tahun ke atas: boleh membuat akun sendiri.

    Fitur Adiktif Wajib Dihapus

    Aturan ini juga memaksa platform menghapus fitur yang dianggap membuat anak kecanduan, termasuk algoritma rekomendasi yang dapat “menyeret” anak ke dalam pusaran konten berbahaya. Fitur infinite scroll, notifikasi di malam hari, serta kontak dari orang asing yang tidak diminta juga akan diblokir untuk pengguna anak.

    Chatbot AI pun ikut diatur: fitur ini harus dalam keadaan mati secara default untuk anak dan tidak boleh dirancang untuk menciptakan ketergantungan emosional.

    Verifikasi Usia dan Beban Pembuktian

    Platform wajib memeriksa usia pengguna saat pembuatan akun baru, antara lain dengan indikator yang wajar seperti data kartu kredit. Alat verifikasi yang digunakan tidak boleh menyimpan dokumen identitas maupun data biometrik.

    Poin paling penting: platform media sosial nantinya harus membuktikan bahwa layanannya aman bagi anak, membalik beban pembuktian yang berlaku saat ini.

    Meski begitu, EU Kids Act belum berlaku. Usulan ini masih harus dirundingkan dengan negara-negara anggota dan Parlemen Eropa dalam beberapa bulan ke depan sebelum bisa menjadi undang-undang.

    Foto: Trougnouf (Benoit Brummer) — Wikimedia Commons (CC BY 4.0).

    Sumber

  • Warren Buffett Mundur dari Kursi Chairman Berkshire Hathaway: “Father Time Always Wins”

    Warren Buffett Mundur dari Kursi Chairman Berkshire Hathaway: “Father Time Always Wins”

    Investor legendaris Warren Buffett mundur dari jabatan chairman Berkshire Hathaway dan diangkat sebagai chairman emeritus, berlaku segera. Pengumuman ini disampaikan pada Jumat (18/9/2026).

    Posisi chairman kini dipegang oleh putranya, Howard Buffett. Sementara itu, jabatan CEO sudah lebih dulu dipegang oleh Greg Abel, orang kepercayaan Buffett, yang menggantikannya sekitar delapan bulan lalu.

    Surat untuk Pemegang Saham

    Dalam surat kepada pemegang saham, Buffett menulis kalimat singkat yang langsung ramai dikutip:

    Father Time always wins.

    Warren Buffett

    Ia juga menjelaskan pembagian peran di pucuk pimpinan Berkshire setelah kepergiannya:

    Greg runs the company; Howard will guard its culture and values – both worth more than anything on our balance sheet.

    Warren Buffett, dalam surat kepada pemegang saham

    Artinya, Greg Abel menjalankan perusahaan, sedangkan Howard bertugas menjaga budaya dan nilai-nilai Berkshire, yang menurut Buffett lebih berharga daripada aset apa pun di neraca perusahaan.

    Akhir Sebuah Era

    Buffett telah memimpin Berkshire Hathaway selama lebih dari 60 tahun dan membangunnya menjadi konglomerat bernilai triliunan dolar. Meski melepas kursi chairman, ia tetap menjadi anggota dewan direksi dan akan terus memberikan pandangan serta pertimbangannya.

    Foto: USA International Trade Administration — Wikimedia Commons (Public domain).

    Sumber

  • Bank of Japan Naikkan Suku Bunga ke 1,25%, Tertinggi dalam 31 Tahun

    Bank of Japan Naikkan Suku Bunga ke 1,25%, Tertinggi dalam 31 Tahun

    Bank of Japan (BOJ) resmi menaikkan suku bunga acuannya sebesar 0,25 poin persentase, dari 1% menjadi 1,25%, pada Jumat (18/9/2026). Dengan keputusan ini, biaya pinjaman di Jepang kini berada di level tertinggi sejak 1995 atau dalam 31 tahun terakhir.

    Kenaikan ini diambil untuk meredam risiko inflasi yang dipicu oleh harga minyak dunia dan nilai tukar yen yang terus melemah. Setelah bertahun-tahun menjalankan kebijakan moneter super longgar, BOJ kini semakin berani mengetatkan kebijakannya.

    Jeda Kenaikan Tercepat Sejak 2024

    Langkah ini datang hanya tiga bulan setelah kenaikan suku bunga sebelumnya pada Juni. Jarak tersebut menjadi yang terpendek sejak BOJ mengakhiri program pelonggaran moneter besar-besarannya pada Maret 2024.

    Keputusan tidak diambil secara bulat. Dewan kebijakan BOJ memutuskan dengan suara 7 banding 2, dengan dua anggota dewan, Toichiro Asada dan Ayano Sato, menyatakan tidak setuju dengan kenaikan tersebut.

    Apa Dampaknya?

    Bagi Jepang, suku bunga yang lebih tinggi berarti cicilan kredit rumah dan pinjaman usaha berpotensi naik, namun di sisi lain dapat membantu menahan laju kenaikan harga barang impor akibat yen yang lemah. Bagi pasar global, arah kebijakan BOJ selalu diawasi ketat karena Jepang merupakan salah satu sumber dana investasi terbesar dunia.

    Foto: yt_siden — Wikimedia Commons (CC BY-SA 2.0).

    Sumber